Pemantau Luka Operasi Tulang Belakang & Rembesan Cairan Spinal
Tujuan Edukasi
Wound & CSF Tracker mengevaluasi visual perban luka pasca-bedah tulang belakang (seperti BESS, PELD, ACDF, atau laminektomi) secara stateless untuk mendeteksi rembesan cairan serebrospinal (CSF) atau infeksi bakteri.
Ambil Foto Perban
Gunakan kamera HP untuk mengambil foto luka/perban sedekat dan sejelas mungkin.
Stateless Processing
Model segmentasi gambar menganalisis rembesan cairan secara instan di memori lalu membuang foto Anda.
Pilih Mode Simulasi
Simulasikan tipe temuan visual perban Anda untuk keperluan evaluasi skrining awal.
Analisis & Tindakan
Dapatkan konfirmasi instan. Jika terindikasi bocor, segera ikuti protokol flat-bed di rumah sakit.
Pilih mode untuk menyimulasikan temuan visual luka guna menguji respon kecerdasan segmentasi piksel:
"Kebocoran Cairan Serebrospinal (CSF) melalui luka jahitan operasi leher atau punggung (spinal) merupakan komplikasi serius bedah tulang belakang yang dapat memicu kontaminasi retrograde ke selaput otak dan saraf (meningitis). Tanda khas CSF leak adalah terbentuknya noda rembesan cairan bening meluas di perban (halo sign). Segmentasi gambar stateless mengidentifikasi perubahan warna dan meluasnya rembesan secara instan untuk deteksi dini Dural Tear."
⚕️ Uji ini merupakan screening awal segmentasi visual perban steril Anda. Selalu kunjungi ruang praktek dr. Wisnu Baskoro secara langsung atau kunjungi IGD terdekat bila perban terasa basah atau timbul demam tinggi.
"Jika perban terindikasi bocor CSF, segeralah berbaring datar sempurna (tanpa bantal) untuk menurunkan tekanan hidrostatik cairan tulang belakang dan mencegah keluarnya cairan cerebrospinal lebih lanjut saat Anda dalam perjalanan ke rumah sakit."

Spesialis Bedah Saraf - Konsultan Tulang Belakang & Intervensi Nyeri (Spine & Pain Surgeon)
"Berdedikasi untuk memberikan layanan intervensi nyeri minimal invasif (BESS, PLDD, RF) dan bedah rekonstruksi tulang belakang berpresisi tinggi guna memulihkan mobilitas pasien secara optimal melalui teknologi medis terkini."
Analisis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang sebagai panduan edukatif awal dan bukan merupakan diagnosis medis final. Hasil perhitungan dapat mengalami deviasi atau kesalahan karena faktor teknis berikut:
⚠️ Pernyataan Batasan Resmi: Portal skrining SpineCare AI ini bukanlah instrumen diagnosis medis resmi dan tidak menggantikan keputusan klinis profesional. Aplikasi ini berfungsi sebagai media pemantauan mandiri (monitoring aid) dan alat edukasi penunjang untuk membantu Anda mengenali gejala dan melacak kemajuan latihan fusi leher/pinggang secara terstruktur selama masa pemulihan di bawah pengawasan dokter.
Demi keselamatan medis, Anda WAJIB melakukan konsultasi fisik langsung dengan dr. Wisnu Baskoro, Sp.BS sebelum merencanakan tindakan atau menghentikan terapi pemulihan!